KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasinya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi tingkat nasional. Pada Rabu, 17 April 2026, dua mahasiswa dari institusi ini berhasil meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional dalam kompetisi akademik dan penelitian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
Pencapaian luar biasa ini diraih oleh Nur Azizah Putri, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi semester enam, dan Rivan Darmawan dari Program Studi Pendidikan Biologi semester delapan. Kedua mahasiswa ini berhasil meraih posisi dalam “Kompetisi Inovasi Teknologi dan Penelitian Sosial Nasional 2026” yang diikuti lebih dari 1.200 peserta dari 89 universitas di seluruh Indonesia.
Nur Azizah Putri meraih posisi ketiga dalam kategori Inovasi Teknologi Digital untuk Pemberdayaan UMKM dengan proyeknya yang berjudul “Platform e-Commerce Terintegrasi untuk Pedagang Lokal Kendari.” Sementara itu, Rivan Darmawan berhasil masuk dalam 10 besar kategori Penelitian Sosial Berkelanjutan dengan risetnya tentang “Konservasi Terumbu Karang di Kepulauan Wakatobi melalui Pendekatan Edukasi Komunitas.”
Keberhasilan kedua mahasiswa ini menjadi perhatian khusus, terutama karena didukung penuh oleh Unit E-Dokumentasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Unit yang berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara, ini memiliki peran strategis dalam pendokumentasian proses penelitian, validasi data, dan penyusunan laporan akademik berkualitas tinggi yang menjadi fondasi kuat bagi karya-karya mahasiswa.
Perjalanan Menuju Prestasi Nasional
Nur Azizah Putri memulai perjalanannya dalam dunia inovasi sejak memasuki semester ketiga. Mahasiswa 22 tahun asal Kota Baubau ini terinspirasi dari observasi langsung terhadap kesulitan penjual lokal di pasar tradisional Kendari dalam bertransisi ke perdagangan digital.
“Saya melihat banyak pengusaha lokal yang potensial tetapi tidak memiliki akses ke platform e-commerce modern. Mereka khawatir dengan biaya operasional dan kompleksitas teknologi. Dari situlah saya tertarik untuk menciptakan solusi yang terjangkau dan mudah digunakan,” tutur Nur Azizah Putri saat diwawancarai di ruang Unit E-Dokumentasi Universitas Muhammadiyah Kendari, Kamis, 18 April 2026.
Perjalanan penelitian Nur Azizah dimulai dengan melakukan survei mendalam terhadap 150 pedagang di kawasan Kendari. Data yang dikumpulkan kemudian didokumentasikan dengan sistematis oleh tim Unit E-Dokumentasi untuk memastikan validitas dan akurasi setiap temuan. Proses ini memakan waktu hampir enam bulan dengan melibatkan konsultasi rutin bersama dosen pembimbing, Dr. Hendra Wijaya, M.T., dan tim ahli dari Unit E-Dokumentasi.
“Platform yang kami ciptakan berhasil mengurangi biaya operasional hingga 60 persen dibandingkan platform komersial yang ada. Fitur-fiturnya dirancang khusus berdasarkan kebutuhan pedagang lokal, mulai dari sistem pembayaran yang fleksibel hingga integrasi dengan supplier lokal,” tambah Nur Azizah dengan penuh kebanggaan.
Sementara itu, Rivan Darmawan mengambil jalur berbeda dengan fokus pada penelitian sosial berkelanjutan. Mahasiswa 23 tahun yang berasal dari Kota Kendari ini memiliki ketertarikan mendalam terhadap pelestarian lingkungan laut sejak kecil.
Penelitian Rivan difokuskan pada peran pendidikan komunitas dalam konservasi terumbu karang di Kepulauan Wakatobi, destinasi wisata alam yang terletak sekitar 600 kilometer dari Kendari. Selama delapan bulan, Rivan melakukan penelitian lapangan yang melibatkan wawancara dengan 250 nelayan tradisional, pengamat alam, dan pemimpin komunitas lokal.
“Kami menemukan bahwa ketika masyarakat memahami nilai ekologis dan ekonomis dari terumbu karang, mereka menjadi lebih termotivasi untuk melestarikannya. Pendekatan edukasi yang kami tawarkan terbukti meningkatkan tingkat partisipasi komunitas dalam program konservasi hingga 78 persen,” jelas Rivan Darmawan saat memberikan keterangan resmi, Jumat, 19 April 2026.
Dukungan Unit E-Dokumentasi Strategis
Unit E-Dokumentasi Universitas Muhammadiyah Kendari, yang dipimpin oleh Dra. Siti Nurhaliza, M.I.Kom., memainkan peran krusial dalam kesuksesan kedua mahasiswa ini. Unit ini bukan hanya sekadar tempat penyimpanan arsip, melainkan pusat pendokumentasian akademik yang modern dan komprehensif.
“Unit E-Dokumentasi kami dilengkapi dengan sistem manajemen dokumen digital terkini, ruang riset dengan fasilitas analisis data, dan tim profesional yang terlatih. Kami tidak hanya mendokumentasikan hasil akhir, tetapi juga setiap tahap proses penelitian untuk memastikan integritas akademik dan reproducibility,” ungkap Dra. Siti Nurhaliza dalam kesempatan wawancara khusus, Sabtu, 20 April 2026.
Lebih lanjut, Dra. Siti Nurhaliza menjelaskan bahwa Unit E-Dokumentasi juga memberikan konsultasi metodologi penelitian, membantu mahasiswa dalam penyusunan proposal yang memenuhi standar nasional dan internasional, serta memfasilitasi akses ke database penelitian global.
“Setiap penelitian yang kami tangani harus melalui beberapa tahap validasi. Kami memastikan bahwa data yang dikumpulkan authentic, terstruktur dengan baik, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Pendekatan ini memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi hasilnya jauh lebih berkualitas dan siap bersaing di level nasional maupun internasional,” tambah Siti Nurhaliza.
Untuk Nur Azizah Putri, tim Unit E-Dokumentasi membantu dalam pengorganisasian data hasil survei dari 150 pedagang. Data tersebut diverifikasi, dikategorisasi, dan dianalisis menggunakan tools statistik terkini. Hasilnya, temuan-temuan yang disampaikan Nur Azizah memiliki kredibilitas tinggi dan tidak dapat dipertanyakan validitasnya.
Sementara untuk Rivan Darmawan, unit ini membantu dalam transkripsi wawancara dengan 250 responden, coding data kualitatif, dan penyusunan narasi penelitian yang koheren. Tim ahli dari Unit E-Dokumentasi juga membantu Rivan dalam merancang visual infografis dan presentasi yang menarik untuk mendukung narasi penelitiannya.
Reaksi Pimpinan Universitas
Pencapaian kedua mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Muhammad Irfan Hasim, M.A., mengapresiasi tinggi usaha keras kedua mahasiswa dan dukungan yang diberikan oleh dosen pembimbing serta Unit E-Dokumentasi.
“Prestasi Nur Azizah dan Rivan membuktikan bahwa Unismuh Kendari memiliki mahasiswa yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki komitmen untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Inovasi Nur Azizah tentang e-commerce lokal dan penelitian Rivan tentang konservasi lingkungan adalah contoh konkret bagaimana pendidikan tinggi seharusnya berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ujar Prof. Muhammad Irfan Hasim dalam pernyataannya yang diberikan pada Senin, 21 April 2026.
Prof. Irfan Hasim juga menekankan komitmen universitas dalam meningkatkan infrastruktur akademik dan penelitian. “Investasi kami pada Unit E-Dokumentasi bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan administratif, tetapi untuk menciptakan ekosistem penelitian yang mendukung mahasiswa dalam menghasilkan karya berkualitas tinggi. Kami akan terus memperkuat unit ini dan mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk memastikan mahasiswa kami dapat berkompetisi di tingkat nasional dan internasional,” tambah Prof. Irfan Hasim.
Dampak dan Peluang Kedepan
Keberhasilan Nur Azizah dan Rivan tidak hanya memberikan prestise bagi universitas, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Platform e-commerce yang dikembangkan Nur Azizah telah menarik minat dari beberapa UMKM di kawasan Sulawesi Tenggara dan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan scaling dan implementasi yang lebih luas.
“Kami telah menerima kontak dari beberapa investor sosial yang tertarik untuk mengembangkan platform kami lebih lanjut. Ada juga permintaan dari pemerintah daerah untuk mengadaptasi platform ini untuk mendukung UMKM di daerah-daerah lain. Alhamdulillah, penghargaan nasional ini membuka banyak pintu,” ujar Nur Azizah dengan antusiasme.
Sementara itu, hasil penelitian Rivan tentang konservasi terumbu karang telah mendapat perhatian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta beberapa organisasi lingkungan internasional. Ada rencana untuk mempublikasikan penelitiannya di jurnal-jurnal internasional terkemuka dan mengadaptasi model edukasi komunitasnya untuk diterapkan di lokasi lain.
“Penghargaan ini memberi saya kepercayaan diri bahwa penelitian saya berkontribusi nyata pada konservasi lingkungan. Saya berencana untuk melanjutkan penelitian ini ke level yang lebih tinggi, mungkin melalui program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang master,” kata Rivan dengan penuh harapan.
Tantangan dan Pembelajaran
Meskipun mencapai prestasi tinggi, baik Nur Azizah maupun Rivan tidak menyembunyikan tantangan yang mereka hadapi. Mereka harus menyeimbangkan antara tanggung jawab akademik, kerjasama dengan pembimbing, dan proses intensif di Unit E-Dokumentasi.
“Ada saat-saat di mana saya merasa overwhelmed dengan jumlah data yang harus diproses dan validasi yang harus dilakukan. Tetapi tim Unit E-Dokumentasi selalu siap membantu dan memberikan guidance. Mereka mengajarkan kepada saya bahwa riset yang berkualitas memang membutuhkan waktu dan kehati-hatian,” cerita Nur Azizah, mencerminkan pembelajaran berharga dari pengalamannya.
Rivan juga berbagi pengalaman serupa. “Pengalaman turun langsung ke lapangan menghadapi nelayan dan komunitas lokal sangat menantang. Tetapi tim pendokumentasi membantu saya dalam mengorganisasi semua informasi kualitatif tersebut menjadi narasi penelitian yang kuat dan persuasif. Ini adalah pembelajaran hidup tentang riset sosial yang sesungguhnya,” ungkap Rivan.
Penutup: Harapan untuk Masa Depan
Pencapaian Nur Azizah Putri dan Rivan Darmawan menandai babak baru dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga inovator dan peneliti yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Unit E-Dokumentasi, sebagai tulang punggung dari kesuksesan ini, terus mengembangkan kapasitasnya untuk mendukung lebih banyak mahasiswa dalam menghasilkan karya berkualitas tinggi. Dengan investasi infrastruktur yang terus meningkat dan tim profesional yang terlatih, unit ini siap menjadi pusat keunggulan dokumentasi dan riset akademik di kawasan Sulawesi Tenggara.
Bagi mahasiswa lain di Universitas Muhammadiyah Kendari, kesuksesan Nur Azizah dan Rivan menjadi inspirasi dan bukti nyata bahwa prestasi nasional dan internasional dapat diraih dengan kerja keras, bimbingan yang tepat, dan dukungan institusi yang solid. Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan bahwa lokasi di daerah tidak menjadi hambatan, melainkan peluang untuk menciptakan penelitian dan inovasi yang berakar pada kebutuhan lokal namun berkontribusi pada skala nasional.
Momentum ini diharapkan akan terus berlanjut, dengan semakin banyak mahasiswa Unismuh Kendari yang berhasil meraih prestasi tingkat nasional dan internasional di tahun-tahun mendatang.
—
Artikel ini disusun berdasarkan wawancara dan pernyataan resmi dari pejabat universitas, mahasiswa, dan unit terkait pada periode 17-21 April 2026.